www.derapriau.com
| Ngobrol Santai, Camat Cerenti, Bersama Warga Sambil Menikmati Secangkir kopi Caghonti | | Kapolsek Kempas bersama Kades Sungai Gantang berikan Santunan kepada Keluarga KPPS. | | Kapolsek Cerenti, Respon Cepat Keluhan Masyarakat Terkait Maraknya Pencurian Buah Sawit | | Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Terima Kunjungan Kerja Sekaligus Silaturahmi Asosiasi Pengusaha Indones | | ASWAS KEJATI RIAU MELAKUKAN INSPEKSI UMUM DAN KHUSUS DI KEJAKSAAN NEGERI INDRAGIRI HILIR | | Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Terima Kunjungan Kerja Sekaligus Silaturahmi Kepala Kantor Wilayah BPN
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 28 Februari 2024
 
Ajak Kerjasama Terkait Lelang Besi Tua, NP Merasa Tertipu dan Tegas NS Akan Dilaporkan Ke Polisi
Jumat, 22-12-2023 - 02:11:54 WIB

TERKAIT:
   
 




TAPUNG HILIR | derapriau.com - Tidak terima atas uang ratusan juta akan raib karena merasa ditipu akan janji-janji terkait rencana bisnis lelang besi tua di PT Padasa Enam Utama, diduga Direktur Utama CV. NS alias Bunda Rani (inisial) akan dilaporkan ke pihak berwajib. Hal ini disampaikan korban dengan inisial NP kepada awak media, Rabu (20/12/2023).

NP menjelaskan, kejadian berawal 3 (tiga) bulan berlalu saat NS alias Bunda Rani (inisial) mengaku Direktur Utama dari CV. NA dan CV. MA mengajak kerjasama proyek lelang besi tua di 3 PKS (Perkebunan Kelapa Sawit) di Kebun Kalsa, Kebun Kalda PT Padasa Enam Utama di daerah Rokan Hulu.

"Ya, atas ajakan tersebut kami sudah sempat melakukan survey ke 3 lokasi PKS PT. Padasa Enam Utama dan berdasarkan penjelasan Bunda Rani bahwa CV. MA yang akan mengelola pelelangan besi tua," Kata NP.

"Maka, tanggal 19 September 2023 yang lalu, sesuai dengan permintaan Bunda Rani untuk menyetorkan uang ke perusahaannya sebagai DP (Uang Muka), kami transfer sebesar Rp.100 Juta sebagai panjar pembelian besi kepada Bunda Rani melalui setor tunai BRI Unit Kota Bangun ke rekening BRI atasnama Mawaddah Abadi dengan dibuatkan kwintasi yang ditandatangani diatas materai atasnama NS alias Bunda Rani," ucap korban NP menjelaskan.

Kemudian Tanggal 30 Oktober 2023 dan 01 November 2023 dalih untuk biaya operasional, NS alias Bunda Rani kembali meminta uang kepada NP sebesar Rp 5 Juta melalui 2 kali transfer ke rekening BRI atasnama Mawaddah Abadi, hingga total uang yang sudah saya berikan sebanyak Rp 105.000.000,- (Seratus Lima Juta Rupiah)," Beber NP.

Sejak saat itu hingga 2 (dua) bulan proyek lelang besi tua yang dijanjikan tak kunjung dimulai, NP mencoba mempertanyakan kepada NS alias Bunda Rani. Namun, alasan jawaban banyak dalih dari NS alias Bunda Rani.

Atas kejanggalan tersebut, NP mencoba menghubungi PT Padasa Enam Utama melalui Zaki via dalam jaringan seluler guna konfirmasi terkait proyek lelang besi tua PT Padasa Enam Utama pada Senin (04/12/2023) lalu.

Didapat informasi, bahwa memang benar adanya pengajuan dari Kebun terkait perencanaan lelang besi tua dan kendaraan bekas PT Padasa Enam Utama terhadap manajemen pusat di Jakarta. Diketahui hingga saat ini, usulan tersebut belum disetujui dan belum ada keputusan pemenang tender pelaksana dari lelang besi tua tersebut.

Lanjut, terkait uang ratusan juta yang sudah diserahkan ke NS alias Bunda Rani selaku yang mengajukan tender atasnama CV Nuri Abadi, diakui Zaki "perusahaan pastinya belum dan bahkan tidak akan menerima uang sepersen pun dari siapapun karena pemenang tender belum diketahui," katanya kepada awak media.

Alhasil, NP memutuskan untuk meminta kembali uang modal pembelian besi tua yang akan dilelang menurut ajakan NS alias Bunda Rani.

"sudah lebih dari 3 minggu, uang saya tidak juga dikembalikan dengan beragam alasan. Apalagi dengan tidak berjalannya proyek tersebut, saya meyakini uang saya masih ada, akan tetapi disaat saya meminta uang saya sebesar Rp 105 Juta untuk dikembalikan, NS alias Bunda Rani memberikan janji-janji manis saja." Pungkas NP.

"Kuat dugaan saya, uang saya tersebut sudah diselewengkan atau mungkin dipakai untuk kepentingan pribadi bunda Rani," ujar korban NP kesal atas dugaan penipuan yang dialaminya.

Ditambah NP, "kami sudah berupaya untuk meminta baik-baik melalui pesan WhatsApp dan menelpon NS alias Bunda Rani, namun sampai saat ini uang saya tersebut belum juga dikembalikan dan hanya dijanji-janjikan saja, atas kejadian ini saya merasa ditipu dan saya akan melaporkan kejadian ini ke pihak Kepolisian atas dugaan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan," ucap NP dengan nada kesal dan kecewa.

Bunda Rani saat dikonfirmasi awak media mengatakan,"Sampaikan pak, agar dikasih waktu hingga Tanggal 05 Januari 2024 paling lama. Apabila tidak diselesaikan, silahkan laporkanlah kepada pihak yang berwajib." jawabnya NS alias Bunda Rani singkat kepada awak media.


Sumber : Redaksi86.com
Editor : Hasbi



 
Berita Lainnya :
  • Ajak Kerjasama Terkait Lelang Besi Tua, NP Merasa Tertipu dan Tegas NS Akan Dilaporkan Ke Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Curanmor.
    Dalam Waktu Singkat Polres Inhu Berhasil Amankan Sindikat Curanmor.
    2 Hari pertama Ramadhan.
    Kehadiran ASN 98 Persen.
    3 Khotmil Quran
    Kapolda Riau Ikut Khotmil Quran Dan Silaturahmi Di Masjid Jami Air Tiris, Kapolres Menanda Tangani M
    4 Pelatihan.
    Buka Pelatihan Public Speaking Kadiv Humas sebagai Tindak Lanjut Pemantapan Komunikasi.
    5 Kapolri.
    Hari Pers Nasional 2021 Kapolri Minta Pers Bantu Tangkal Hoaxs Yang Memecah Belah Bangsa
    6 Warga Tionghoa.
    Menyambut Imlek Warga Tionghoa Di Dampingi Wartawan Bagi Bagi Sembago Kepada Warga Kurang Mampu.
    7 Cium Bendera Merah Putih.
    Naok Orarei Komandan KKB Wilayah Yapen Kembali Ke NKRI.
    8 Koperasi
    Terkait Kasus Yang Menjerat Pengurus Koperasi Gondai Raya Dan Sri Gumala Sakti, Dirkrimum : usut
    9 Dies Natalis.
    Hadiri Dies Natalis HMI Ke 74 Kapolri Kita Butuh Bersatu Melawan Covid 19.
    10 Narkoba.
    Penangkapan Narkoba Jenis Cair Dan Musnahkan 20 Kg Sabu.
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 PT. MUTHIA MAYLAN PUTRI MELAYU PERS, All Rights Reserved