www.derapriau.com
| Panglima Tinggi PMR : Jangan Macam Ayam Mati Dilumbung Padi. | | Putra, "Rekanan Lakukan Pembongkaran Tanah, Kayu Sesuai Saran Pegawai RSUD" | | Jefri, "Pertanyakan Uang Jasa Kadis dr. Ersan Bungkam" | | Pimpinan Anak Cabang(PAC)Pemuda Pancasila(PP)Marpoyan Damai lakukan Kegiatan Sosial | | Irjen Agung Setya : Selalu Waspada Potensi Ancaman | | Sekdako Pekanbaru Siapkan Pengganti Lurah Terjerat Dugaan Pungli
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 26 09 2021
 
Mutilasi Anak SLTP Dihadirkan Polres Inhu ke Tim Wartawan
Jumat, 10-09-2021 - 20:38:13 WIB

TERKAIT:
 
  • Mutilasi Anak SLTP Dihadirkan Polres Inhu ke Tim Wartawan
  •  

    Derapriau.Com Indragiri Hulu - Dimana Kepolisian Resor Indragiri Hulu menggelar press release pengungkapan kasus pembunuhan sadis atau mutilasi terhadap anak-anak, BFR (13) bocah Desa Penyaguan Kecamatan Batang Gansal yang ternyata dilakukan oleh PM (29) karyawan PT Panca Agro Lestari (PAL) Desa Penyaguan. Jumat, (10/09/21).

    Press release itu digelar langsung oleh Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso S.I.K, M.Si didampingi Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Firman Fadhila S.I.K, MM dan PS Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran di teras Mako Polres Inhu, sore pukul 16.30 WIB tadi.

    Dipaparkan Kapolres, Jumat 27 Agustus 2020 sekitar pukul 10.00 WIB, korban meminta izin pada ibunya untuk pergi main, biasanya korban bersama teman-temannya bermain game di simpang perumahan divisi I PT PAL, karena disimpang itu yang ada jaringan internet.

    Pada pukul 11.00 WIB, korban pulang untuk makan siang, selesai makan permisi lagi untuk pergi bermain dan sekitar pukul 14.00 WIB, ayah korban, Arikson pulang kerja dari memanen kelapa sawit perusahaan PT PAL, lalu bertanya pada istrinya, korban dimana, istirnya menjawab jika korban bermain disimpang divisi.

    Sampai pukul 18.00 WIB, korban tak juga pulang ke rumah, khawatir dengan anaknya yang tak biasa pulang telat, ayah dan ibu korban berusaha mencari korban namun tak juga ditemukan, karena sudah larut malam, pencarian dilanjutkan Sabtu 28 Agustus 2021 dibantu warga setempat tapi tetap hasilnya nihil.

    Senin, 30 Agustus 2021 sekitar  pukul 09.00 WIB, dua orang warga yang ikut mencari korban, Karisma dan Robinhod mencium aroma tak sedap didalam kebun kelapa sawit divisi I blok B16. Ketika sumber bau itu didekati, dua orang itu sangat terkejut melihat kepala manusia tanpa badan, namun tak jauh dari temuan kepala manusia itu, ada bagian tubuh manusia yang masih berpakaian lengkap, celana pendek warna hitam dan baju kemeja motif kotak warna hijau, sama persis dipakai korban saat terakhir pamit untuk bermain ke simpang divisi I.

    Temuan mayat dengan kondisi mengenaskan itu sontak menghebohkan warga sekitar dan melaporkannya ke Polsek Batang Gansal. Setelah menerima laporan temuan mayat mutilasi itu pada Senin 30 Agustus 2021, Kasat Reskrim Polres Inhu membentuk tim gabungan yang dibantu oleh Jantanras Polda Riau dan Polsek Batang Gansal untuk melakukan penyelidikan kasus ini.

    Hanya sekitar 3 hari di lapangan, tepatnya 3 September 2021 malam, tim menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada salah seorang karyawan PT PAL, yakni PM.
    Malam itu juga, tim memburu PM dan pukul 23.00 WIB, tim berhasil mengamankan PM dirumahnya, yakni perumahan karyawan divisi I PT PAL.

    Tim menginterogasi PM secara intensif, hingga akhirnya PM mengaku telah membunuh korban dengan cara membacok badan dan leher korban menggunakan kapak, sadisnya lagi, pelaku sengaja memutus kepala korban.

    Pengakuan tersangka kepada penyidik membuat bulu kuduk merinding, hanya karena masalah sepele, pelaku tega menghabisi nyawa korban secara keji, saat itu Jumat 27 Agustus 2021 pukul 12.00 WIB, pelaku menuju lokasi kerjanya memanen buah kelapa sawit.

    Setibanya disimpang divisi I, pelaku melihat korban duduk sambil bermain handphone, kemudian pelaku menyapa korban dengan mengatakan "ngapa kau duduk disitu ikan teri", teguran ini mungkin membuat korban kesal sehingga korban menjawab dengan kata-kata yang kurang sopan.

    Pelaku tersinggung dengan perkataan korban, namun dia tetap melanjutkan perjalanan menuju lokasi kerja yang ternyata tidak jauh dari tempat korban duduk sambil bermain handphone.
    Setibanya di lokasi kerja, pelaku meletakkan semua peralatan kerja dan melihat kearah tanggul tempat korban duduk.

    Pelaku melanjutkan pekerjaannya memanen sawit, setengah jam kemudian, pelaku kembali mengarahkan pandangannya ke tempat korban duduk dan ternyata korban sudah ada.
    Ketika itulah muncul niat pelaku untuk menghabisi korban, pelaku mendekati korban sambil membawa kapak kemudian pelaku mengajak korban untuk melihat tajur ikan, anehnya, seolah-olah tak memiliki firasat buruk.



     
    Berita Lainnya :
  • Mutilasi Anak SLTP Dihadirkan Polres Inhu ke Tim Wartawan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Hari pertama Ramadhan.
    Kehadiran ASN 98 Persen.
    2 Curanmor.
    Dalam Waktu Singkat Polres Inhu Berhasil Amankan Sindikat Curanmor.
    3 Warga Tionghoa.
    Menyambut Imlek Warga Tionghoa Di Dampingi Wartawan Bagi Bagi Sembago Kepada Warga Kurang Mampu.
    4 Khotmil Quran
    Kapolda Riau Ikut Khotmil Quran Dan Silaturahmi Di Masjid Jami Air Tiris, Kapolres Menanda Tangani M
    5 Kapolri.
    Hari Pers Nasional 2021 Kapolri Minta Pers Bantu Tangkal Hoaxs Yang Memecah Belah Bangsa
    6 Dies Natalis.
    Hadiri Dies Natalis HMI Ke 74 Kapolri Kita Butuh Bersatu Melawan Covid 19.
    7 Pelatihan.
    Buka Pelatihan Public Speaking Kadiv Humas sebagai Tindak Lanjut Pemantapan Komunikasi.
    8 Aplikasi.
    Masyarakat Rohil Kini Bisa Buat SIM Lebih Mudah Dengan Aplikasi Link.
    9 Cium Bendera Merah Putih.
    Naok Orarei Komandan KKB Wilayah Yapen Kembali Ke NKRI.
    10 Narkoba.
    Penangkapan Narkoba Jenis Cair Dan Musnahkan 20 Kg Sabu.
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 PT. MUTHIA MAYLAN PUTRI MELAYU PERS, All Rights Reserved